G-30-S : Di Antara Kudeta dan Ambisi

Friday, 30 September 2011 1 komentar

1317339240639285091 
Di saat terbersit kata G-30-S dalam pemikiran kita..
Terbayang sebuah pemberontakan dan kudeta..
Terekam sebuah sadisme dan cerita Lubang Buaya..
Yang teriringi tarian birahi dan irisan silet para Gerwani
Itulah apa yang memenuhi memori sebagian generasi Orde Baru
Seperti apa yang terpapar dalam relief di dinding muzium Lubang Buaya
Sungguh sebuah pencucian jalan hidup yang hampir sempurna

Teriringi sayup-sayup lagu Genjer-Genjer..
Pencekokan dan pemaksaan informasi senantiasa terasa
Kebohongan propaganda memicu kekerasan
Penangkapan massal tanpa pendakwaan
Interogasi –interogasi yang di iringi dengan penyiksaan
Penahanan jangka panjang tanpa pengadilan
Penghilangan secara paksa dan pembunuhan misterius di halalkan
Serta intimidasi dan diskriminasi di segala bidang

Malam itu menjelang pagi 1 oktober 1965
Riak gelombang kecil bergulung menghempas daratan revolusi
Gelombang kecil yang mengubah perjalanan sejarah yang penuh misteri
Penculikan Menteri Panglima Angkatan Darat beserta enam stafnya
Penculikan kacangan yang terancang namun tidak sempurna
Tertanamlah sudah jasad mereka dalam sumur mati bernama Lubang Buaya
Tertimbuslah sudah raga mereka terkorban ambisi-ambisi semata

Pagi itu udara Jakarta begitu hangit menyesakkan
Pagi itu bumi Jakarta tersentak membawa berita-berita memuakkan
RRI telah di kuasai orang-orang di sebalik peristiwa itu.
Mereka menyatakan taat dan setianya kepada sang Presiden
Mereka menyatakan telah melindungi Sang presiden dari kudeta komplotan Jenderal kanan
Mereka juga unjuk kekuatan di lapangan Merdeka yang telah di kuasai
Namun sayang belum sempat unjuk gigi mereka sudah dihabisi
Mereka Lenyap sebelum menampakan mukanya di hadapan publik

Tumbangnya Gerakan 30 September secepat kemunculannya
Dalam 12 jam mereka di habisi keberadaannya
Gerakanya mudah terbaca Sang Hero Janur Kuning
Sang Hero datang kembali setelah namanya luput dari daftar penculikan
Sang Hero berkoar bahwa tindakannya adalah menyelamatkan Sang Presiden
Inilah yang menimbulkan kebimbangan dan kesemrawutan pemikiran Rakyat
Di mana peran antagonis dan progonis sama-sama berselindung di sebalik sang Presiden
Ketokohan Sang presiden masih memberikan rasa takut di sebalik peran besarnya
Kharisma dan kefasihan lidahnya masih suatu halangan besar bagi mereka
Ternyata Sang Hero bertindak sangat brilian dan penuh perhitungan
G-30-S telah dijadikan batu loncatan untuk merongrong legitimasi Sang Presiden
Beliau di depak secara perlahan dari kursi kepresidenan
Pengambil alihan kekuasaan dilakukan secara terselubung dan bertahap
Sang Presiden di tekan semaksimal mungkin tanpa menunjukkan ambisinya
Maka bermulalah awal sejarah yang di selewengkan
Sang Hero berpegang pada kenyataan bahwa yang berkuasa adalah pembuat sejarah
Sang Hero di sanjung dan di angkat tinggi dalam setiap propaganda-propagandanya
Sang Antagonis merana terssingkir di jadikan kambing hitam
Darahnya di jadikan pembasuh tangan-tangan gelap di sebalik G-30-S

Berbicara tentang Gerakan 30 September kelabu itu
Apakah benar G-30-S itu merupakan pemberontakan setiap orang dalam PKI ?
Apakah benar G-30-S itu merupakan sebuah percobaan kudeta ?
Nyatanya rezim Orde baru bersikukuh bahwa G-30-S adalah keduanya
PKI di nyatakan sebagai anti nasional dan pengkhianat besar
Segala kontribusnya dalam sejarah nasional di hitamkan
Maka bermulalah pembunuhan massal terbesar sepanjang sejarah indonesia
G-30-S menghamparkan sejuta misteri yang tak terpecahkan
Berbagai sejarah kontroversi masih memenuhi segenap pemikiran bangsa Indonesia
Penambahan dan penghitaman fakta di gembar gemburkan
Sejuta pertanyaan senantiasa menyelimuti di sekelilingnya
Bagaimana mungkin Partai berbasiskan sipil mampu memimpin operasi militer ?
Bagaimana Mungkin Partai yang punya reputasi baik melakukan aksi amatiran ?
Mengapa partai yang sedang tumbuh pesat melakukan konspirasi ?
Apakah anasir luar turut serta di dalamnya ?
Sebagaimana Komunis adalah penentang abadi kapitalis
Marilah kita simpan aneka pertanyaan itu dalam relung-relung penasaran kita
Marilah kita sama-sama menunggu waktu untuk mengungkapkannya


Terinspirasi dari buku : Dalih Pembunuhan Massal dan Kudeta Suharto
                                    Politik yang bising

SATE LALAT Yang Menggiurkan

3 komentar

Di Indonesia, Pulau Madura bukan hanya sekedar terkenal sebagai pulau penghasil garam saja. Tapi dari segi Kuliner, Madura dimana-mana saja terkenal dengan SOTO dan SATEnya. Dimana-mana di sebagian kota besar di seluruh Indonesia, pasti di jumpai sebuah warung khas Madura yang berjualan makanan Madura yaitu Soto Madura Dan Sate Madura.

Sate Madura mempunyai ciri khas tersendiri dalam penyediaannya, Dan bumbu kacangnya ada aroma tersendiri. Lazimnya Sate Madura ada 2 macam yaitu sate Kambing atau Sate ayam. Tapi Di sebuah kabupaten di madura, Tepatnya di Pamekasan. Malah SATE LALAT yang lebih terkenal dan di gemari.

Pernahkah anda membayangkan !!
Bagaimana merasakan sebatang Sate Lalat. Opps..!!  Jangan berfikiran terlalu jauh dulu. Sebenarnya SATE LALAT bukan jenis makanan Eksotik. Tapi sebenarnya yang dinamakan sate lalat tersebut adalah daging ayam yang di potong kecil- kecil yang di rendam/perap dalam minyak dan kecap. Kemudian di tusuk dan di bakar lebih kering di bandingkan Sate Ayam biasa. Sedangkan bumbunya tidak jauh berbeda dengan bumbu sate lainnya, Cuma kecapnya kebanyakan dibuat sendiri. Jadi aroma dan keenakannya lebih terjamin.
1301679345964082504
SATE LALAT hanya terdapat di Pamekasan saja, tepatnya di sepanjang jalan Niaga dan Jalan Purba. Rombongnya yang Unik dan lampunya yang tidak beberapa terang, Dan Makannya adalah secara lesehan. Biasanya Sate lalat tersedia cuma pada malam hari saja sampai menjelang pagi saja.

Tunggu apalagi ..!!
Yukkk Kunjungi Madura ,khususnya Pamekasan. Banyak tempat yang bagus untuk di kunjungi. terutama pantainya yang cantik..

Perempuan Yang Dicintai Suamiku

Tuesday, 27 September 2011 0 komentar

Seperti biasanya aku hanya diam..
Kala kau katakan hatimu telah mendua
Bagai petir menyambar seketika pemikiranku..
panasnya melewati derajatnya gersangnya matahari..
Pedihnya tiada terkata bagai luka disembur cuka..
Aku hanya diam membiarkan airmata jatuh dengan sendirinya
***
Perempuan dengan berkerudung putih lusuh di depanku..
Senyumnya ikhlas penuh simpati tanpa polesan..
Dua anak kecil mungil bergelayut manja di sisinya..
Nampak penuh derita dari garis kasar di dahinya..
Kucoba kudekati dan menyelami hati dan perasaannya..
Dengan berkata lirih:
Aku seorang Ibu tunggal dengan 2 anak sejak 2 tahun lalu..
Suaminya pergi saat hamil 3bulan anak keduanya..
Aku terharu akan kesabarannya
Aku bangga akan kecekalan hatinya
***
Suamiku berbicara dan memohon lagi padaku..
Tentang hasratnya untuk kawin yg kedua kalinya..
Terdiamku karena sakit dan kecewa ..
Keberaniannku datang membawa sebuah pertanyaan..
Bawalah kesini perempuan itu sebelum kau mengawini..
Suamiku diam sambil membetulkan kacamatanya
Aku tahu..
Diammu itu pernah kurasakan..
Saat kau mengucapkan cinta waktu kau curahkan padaku..
Aku tahu..
Kau bukan lelaki yang mudah jatuh cinta..
Prinsipmu tak pernah kau langkahi
***
Akhirnya dia datang juga..
Membawa seorang perempuan yang seakan pernah kukenal
Aku masih ingat kerudung lusuhmu waktu itu..
Dengan mata berkaca dia mengambil tanganku meminta maaf..
Ku biarkan sejenak perasaan menguasai diriku dan dirinya.
Ku dekap dan kupeluk dirinya..
Air mataku tumpah di bahu kirinya..
Pikiranku berkecamuk antara kasihan dan terharu..
Sambil kubisiki di telinganya
Kurelakan kau menjadi maduku
Dan kucoba belajar berbagi dengan dirimu..
Walau hati ini sakit..
Terpasung diantara niat murni suamiku dengan egoku..
Kurelakan dikau atas nama Allah
Datang dan pergi adalah kuasa_Nya

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani