Fenomena MLM Menyerang TKI Di Malaysia

Tuesday, 25 October 2011

13021462791896663438

Spekulasi yang di lakukan George Soros pada 1997, Telah mengakibatkan krisis moneter yang melanda sebagian Negara Asia.  Di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand dan Korea Selatan. Akibat krisis tersebut telah menimbulkan instabilitas ekonomi sehinggga mampu mempengaruhi suhu politik di negara tersebut. Contohnya Kerusuhan dan demonstrasi yang bereterusan di Indonesia pada Mei  1998, mampu melengserkan Presiden Suharto. Keadaan di Indonesia tersebut bagaikan Domino merambat ke negara tetangga lainnya seperti Filipina dan Malaysia. Di Malaysia timbul ketegangan antara PM Mahathir  dan Deputinya  Anwar Ibrahim pada September 1998 yang berlarutan sehingga ke hari ini.

Krisis ekonomi yang berkepanjangan, Telah mengundang Skim Cepat Kaya, Arisan Berantai atau Sistem piramida berkembang pesat di Malaysia dan Indonesia. Bahkan Pemerintah Malaysia sampai melarang dan memberikan peringatan keras terhadap komuniti tersebut melalui Bank Negaranya. Di Samping Skim cepat kaya, Multi Level Marketing (MLM) atau Network marketing juga tumbuh bagaikan jamur di musim hujan seperti : K-Link, Tianshi, Cosway, Amway, CNI, Hai-O, Zhulian dan banyak lagi.

TKI dan MLM

 Tiga Juta TKI yang berada di Malaysia merupakan sasaran empuk bagi MLM untuk mengembangkan Bisnisnya. Khayalan bonus yang tinggi dan perasaan ingin cepat kaya telah membuat sebagian TKI tergoda dan terpengaruh. Tadi malam sewaktu bertemu beberapa rekan di sebuah restoran Mamak di Bandar Baru Ampang, sempat terbersit dan Curahan hati rekan-rekan tentang Fenomena MLM ini.

K-Link dan Tianshi merupakan Jenis MLM yang cukup populer di kalangan TKI. Ada yang menjual produk kesehatan ( supplemen, nutrilite dsb) yang tidak jelas standar fungsional dan kandungannya, Yang jelas hanya harga dan bonusnya. Banyak Uang simpanan para TKI, yang seharusnya di kirim kepada keluarga di kampung, malah di laburkan dalam MLM ini untuk mengejar bonus dan point.

Yang menjadi persoalan, Ternyata yang dijadikan bonus dan bikin kaya tersebut adalah uang pendaftaran para downliner. Yang dimakan beramai- ramai dan dari waktu ke waktu oleh para upliner. Kalaupun ada  Uang pendaftran, tapi yang wajar aja. Misalnya untuk ganti biaya kartu anggota, Biaya Hosting atau Bayar pegawainya. jangan justru berbisnis di layanan pendaftaranya itu sendiri sampai kaya raya dan berbonus-bunusan, sampai jadi mimpi dan iming- iming serta fantasi bagi calon-calon Downliner/korban.

13021463512042955356
Dimana kau wahai Downliner-downliner baru
Masak kita tega duduk di atas BMW atau berlayar di atas kapal pesiar dari hasil ngumpulin duit orang-orang lemah walau tidak kenal secara langsung. Secara ekonomijuga, Tidak ada pertumbuhan ekonomi di situ, Karena tidak ada nilai tambah. Hanya membikin simpul besar saja seraya menyedot dari simpul-simpul lainnya.
Tentang hukumnya MLM bisa dibaca disini

Ah...!!!Manusia memang pintar, Tapi ini pasti ada titik jenuhnya dan akan datang masanya beramai-ramai kapok

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani