Pasar-Pasar Berwajah Indonesia Di Kuala Lumpur

Thursday, 1 March 2012

13037364701694972934
Sign Board Ke Pasar Chowkit (kanan) dan Pintu Pasar Datok Keramat (kiri)

Di tengah-tengah kota Kuala Lumpur ada dua pasar basah yang terbesar dan cukup identik dengan wajah-wajah Indonesia. Pasar Tersebut adalah Pasar Chowkit dan pasar Datok Keramat. Di kedua pasar tersebut dengan mudahnya kita mencari barang-barang, makanan atau  rempah-rempah khas Indonesia. Yang di pasar-pasar lainnya tak mungkin mendapatkannya.
PASAR CHOW KIT
Pasar Chow kit adalah pasar basah terbesar di Kuala Lumpur, Yang terletak di jalan Tun Abdul Rahman dan di apit Kg. Baru dan lorong Haji Taib. Pasar Chow kit seakan tak pernah mati, datanglah pukul berapa saja, anda senantiasa mendapatkan barang keperluan yang segar. Mulai dari Sayur-sayuran, ikan sampai Makanan pun pasar Chow kit siap menunggu para pembelinya.
Dalam 5 tahun belakangan ini, Pasar Chow kit seakan-akan sudah berubah menjadi Pasar Indonesia. Kalau dulu hanya Keturunan Minang yang berjualan makanan Khas  Minangnya, tapi sekarang Keturunan Jawa dan Aceh yang ikut mewarnai sibuk dan riuhnya Pasar Chowkit.  Keturunan Jawa biasanya menjual Ikan dan rempah-rempah yang sangat kelihatan dari loghat dan cara bicaranya. Tahu, tempe dan Pentol bakso sangat mudah di dapati dalam pasar Chow kit ini.
Sekarang yang mendominasi Pasar chow kit adalah Keturunan Aceh. Kalau anda pernah datang ke Tun Abdul rahman dan sekitar Pasar Chow kit. Terdapat puluhan deretan Toko-toko Jamu khas Indonesia berjejer di sepanjang jalan tersebut. Toko- toko tersebut adalah kepunyaan keturunan Aceh. Yang  menjual buah-buahan, baik di dalam pasar atau di sepanjang  jalan Raja Muda Musa adalah komunitas Aceh. Bahkan yang menjual Aneka jenis kerupuk dan rokok-rokok khas Indonesia adalah Orang Aceh. Itulah istimewanya Keturuna Aceh di sini, begitu jeli melihat lubang-lubang yang mendatangkan keuntungan.
 
PASAR DATOK KERAMAT
Pasar Datok Keramat juga merupakan pasar basah di sekitar Kuala Lumpur yang berwajah Indonesia juga. Kalau di Pasar Chow kit banyak wajah Indonesia dari Jawa, Aceh dan Minang, Tetapi di Pasar ini kita dengan mudahnya melihat wajah Indonesia dari Keturunan Madura dan Bawean (Boyan, sebutan Malaysianya ). Kita mampu membedakan orang Madura dan Bawean dengan orang lokal adalah dari cara bicaranya (loghat) yang hampir mirip dengan Pelawak Kadir ataupun Mbok Bariyah dalam serial Si Unyil pada masa dahulu di TVRI. Sayapun cukup heran, karena di Madura sendiri loghat seperti itu tidak begitu ketara. Tapi kenapa di Malaysia loghatnya banyak berubah seperti itu.
Di Pasar Keramat ini Keturunan Madura dan Bawean umumnya menjual makanan khas Madura seperti Rujak Madura, Sate dan Soto Madura. Dan ada juga yang menjual Sayur-sayuran dan Rempah-rempah khas Indonesia dan lokal.
Andaikata para perantau Indonesia merindukan Nasi Rawon, Mie Ayam ,Bakso dan Makanan Khas Padang datanglah ke pasar Chow Kit. Dan Di pasar chowkit ini juga tempatnya rokok-rokok khas Indonesia. Atau anda kangen dengan masakan Madura dan Bawean, datanglah ke Pasar Datok Keramat

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani