Reformasi Yang Tak Sempurna

Thursday, 29 March 2012

Sudah Betulkah Jalan Yang Akan Kita Tempuh..

Kuala Lumpur, 19 Mei 2011

13 Tahun yang lalu kau di gulirkan
13 tahun yang lalu kau menyapa pemikiran rakyat indonesia
Semua terpegun riang terpesona
Menyambut harapan-harapan yang dimandulkan
Menyongsong perubahan yang di impikan
Mimpi tentang sebuah kebebasan
Mimpi tentang cara bersuara
Setelah sekian lama terpasung terkekang
di dalam tempurung kekuasaan yang tertutup keotoriteran
**
Menjelang reformasi terlahir mewarnai Indonesia
Demonstrasi berdarah mengiringi kewujudanmu
Penghilangan jejak bermaha rajalela dan di sengajakan
Penjarahan materi bercampur kemunafikan
Pemerkosaan rasa sebagai dendam dan pelampiasan
Apalagi yang tersisa waktu itu ?
Sungguh kau begitu mahal dan berharga  kau di lahirkan dan di harapkan
**
Maka Lengserlah tatanan lama tergeser sebuah harapan baru
Sebuah tatana baru yang terbentuk dari kepincangan-kepincangan
Sistem berubah dengan mengedepankan peranan Rakyat
Partai-partai beranekan ragam terbentuk begitu cepat
Walaupun mempunyai dan bermodalkan suara-suara sekerat
Berkoar sampai urat leher menegang memikat dan memerangkap suara-suara rakyat
**
Sudah 4 pemimpin terpilih selepas Reformasi
Sudah 4 kali rakyat bermimpi seorang Ratu Adil
Namun semua hampa
Yang ada hanya pemerkosaan pemikiran-pemikiran saja
Demi kelanggengan kekuasaan dan jabatan
Demi Jernihnya dan pencitraan pribadi
Demi kokohnya pembentukan dinasti baru
Sehingga dengan mudahnya mengelabui rakyat dengan trik-trik korupsinya
Sehingga dengan riangnya berdansa bersama kroninya di atas penderitaan rakyat
Lalu dimana tanggung jawab moral anda terhadap arti kekuasaan yang di berikan ?
Terus dimana tanggung jawab sosial anda terhadap suara-suara yang di berikan ?
apakah masih tersimpan indah dalam sketsa-sketsa politikmu ?
Atau masih terkunci rapi dalam brankas di istana-istana Barumu
**
Sekarang Rakyat sudah melupakan apa makna Reformasi
Sekarang rakyat sudah tidak perduli lagi kemana kelangsungan reformasi
Apakah sudah Bagligh karena sudah cukup umur ?
Atau malah sering beronani terkena virus runtuhnya  moral ?
Yang ada dalam kepala rakyat hanya repot nasi dan repot nasi
Harga barang naik di dalam pendapatan yang tak seimbang
Penjarahan harta negara semakin di halalkan
Keputus asaan dan rasa bosan semakin memenuhi pemikiran rakyat
Timur Tengah Asia Timur Malaysia Brunei menjadi Tanah Impian
Apakah mereka salah dalam penghijrahan ini ?
Indonesia sebenarnya Paling kaya di Dunia
Tapi mengapa kemiskinan sering kali menemani sebagian rakyatnya ?
Sehingga sumber-sumber negara di eksploitasi dan dimonopoli negara-negara tertentu
Sehingga aset-aset negara terjual dan tergadaikan
Sehingga juga mempengaruhi pertahanan negara kita
Walaupun Aparat banyak dan tangkas, tapi akomodasi dan fasilitas tak mendukung
Sehingga dengan mudahnya kita di lecehkan dan di pandang sebelah mata oleh negara luar
**
Ibu Pertiwiku..!!
Apakah kau tak mampu melahirkan kembali pemimpin yang berhati nurani rakyat ?
Apakah kau tak mampu lagi melahirkan Ratu Adil untuk kami ?
Kami sudah letih menunggu dan mengharap
Kami sudah penat merintih dan bermunajat
Dengan sepuluh jari senantiasa ku angkat memohon rahmat_Nya
Dengan sisa-sisa mimpi yang terlerai berkecai
Kami masih mengharapkan kau kembali kokoh berdiri seiring dengan yang lainnya
Mengayomi dan melindungi kami dalam kejujuran yang tak terbeli
Ibu…!!
Percaya dan yakinlah !!
Kau senantiasa di hati ini tak bergeming sesaatpun
karena jalan lurus dan terang sedang menunggu di sana
Dalam mencari makna Demokrasi dan Reformasi yang sesungguhnya
Tanpa di hiasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme sejati

2 komentar:

  1. Unknown said...:

    woww... muantep bozz postingannyaaaa... salam kompak n tambah pinter ae buat mas yaaa...

  1. mahfudz tejani said...:

    Terima kasih mas Saifulloh kobum..

    salam

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani