Soekarno : Presiden Anti Selingkuh

Sunday, 8 April 2012


Secara logika, Apabila kekuasan, kekayaan dan populeritas di miliki seseorang, Ianya dapat dan mampu dimanfaatkan untuk apa saja. Salah satunya adalah mampu menakluki sebuah cinta dan wanita.Tentu bukan suatu rahasia lagi apabila seorang pimpinan sering berselingkuh dengan bawahanya. Seorang politisi mampu menyelingkuhi seorang artis atau penyanyi tenar. Seorang tokoh masyarakat yang menjadi panutan umum masih sempat berselingkuh. Bahkan Seorang presiden pun banyak takluk dan lengser karena berselingkuh. Tapi mengapa mereka semua tak mampu mengakuinya, padahal cinta adalah karunia Allah yang suci dan sakral.

Saya kagum dengan Bung Karno dalam melayani dan menghargai seorang wanita dan cintanya. Dalam dunia politik sekarang, tak ada politisi atau negarawan sejujur bung karno dalam hal cinta dan perempuan. Beliau adalah seorang Play boy yang tampan, romantis, penuh semangat dan berkharisma. Dan beliau juga adalah seorang Playboy Budiman yang menghargai dan menghormati Martabat seorang wanita dan menyayangi buah hatinya. Wanita-wanita yang terpesona dalam rayuan gombal Bung Karno dikawini secara sah. Dan mereka bisa membanggakan diri sebagai isteri seorang Presiden. Dan Anak-anak dari perkawinan itu mempunyai status jelas dan mereka dengan bangganya akan berkata ” aku adalah anak Bung Karno”.

Bung Karno tidak pernah berpura-pura dan tidak membantah kalau ianya menyukai seorang wanita cantik. Bahkan beliau tidak pernah mensia-siakan dan merendahkan derajat seorang wanita. sekalipun perempuan itu dari kalangan rakyat biasa ataupun seorang penghibur. Salah satu isteri beliau adalah seorang Penghibur dan penyanyi kelab malam di Jepang, yang bernama  Naoko Nemoto.  Bung Karno jatuh cinta dengan Naoko Nemoto dan mengawininya. Seluruh dunia mengetahuinya, karena Bung Karno tidak menyembunyikan dan merahasiakannya. Setelah resmi menjadi isteri Bung Karno, nama Naoko Nemoto di tukar dan berganti nama menjadi Ratna Sari Dewi. Dan dia melahirkan seorang anak perempuan yang di beri nama Kartika Sari Soekarno.

Dalam hal wanita dan cinta, mengapa kita tidak meniru Bung Karno ? mengapa harus takut dan malu serta menikah secara sembunyi-sembunyi. Cinta itu adalah takdir dan anugerah yang di berikan Allah kepada kita semua. Maka dari itu kita harus menghargainya dan meletakkan di tempat yang selayaknya. Kepada para Public figure, terutama para Politisi dan para pemuka masyarakat, apabila punya pacar simpanan, isteri simpanan dan anak yang di sembunyikan. saya harap segera nikahi saja dan mengakuinya.

Pengakuan adalah salah satu bentuk penghormatan kepada Yang Maha Kuasa yang telah menganugerahkan perasaan cinta, Juga kepada wanita dan anak yang dilahirkan atas nama cinta tersebut. Pembohongan dan pengingkaran terhadapnya adalah pendurhakaan terhadap anugerahNya yaitu cinta dan juga pada kemanusiaan.

Anak dan Isteri Soekarno
Oetari , Inggit Garnasih, Fatmawati, Hartini, Katini Manopo, Ratna Sari Dewi, Haryati, Yurike sanger dan Heldy Djafar.

Sedangkan anak-anaknya adalah Guntur, Megawati, Rahmawati, Sukmawati dan Guruh (anak bersama Fatmawati), Taufan dan Bayu ( anak bersama Hartini), Totok Suryawan (anak bersama Kartini) dan Kartika Sari Dewi ( Anak bersama Ratna Sari Dewi)

Jika masih PLAYBOY saat berpolitik, maka jadilah seperti Bung Karno, sang Playboy Budiman

Terinspirasi dari buku :
 Biografi Soekarno 1, 2 dan 3


Tulisan berkaitan :
Sosok Soekarno dari Kacamata kakekku

1 komentar:

  1. Ema Puspita said...:

    wah.... kok perempuan itu mau di poligami ya? #heran

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani