Masruroh TKW Indramayu

Monday, 18 June 2012



 Dengan segenap tekad dan hasrat membumbung
Mengejar impian yang tinggi mencapai langit
Demi sebuah rasa membahana agar keluarga menyamai tetangga
Rela membelenggu rindu terpisah anak dan suami
Masruroh kau biasa di panggil

Di negara jiran masruroh bekerja membawa diri
Dengan alasan budaya yang sama dan bahasa yg mudah termengerti
Pergilah masruroh menaiki burung besi yang hanya datang dalam mimpi
Membawa sejuta angan demi penghidupan yang nyaman..
Namun..
Masruroh tertipu sudah oleh ejen si anak jadah
Masruroh bukan bekerja di restoran..
Masruroh bukan bekerja sebagai PRT
Tapi Masruroh dijadikan bahan dagangan pemuas si hidung belang..

Masruroh terduduk lesu di tepi kasur lusuhnya
Air mata sudah tak lagi menetes ..
Teringat wajah mungil anak-anak yang di tinggalkan
Terlihat wajah suami lugu yang ditinggalkan
Wajah ayah ibu sanak saudara datang silih berganti
Penyesalan dan sumpah serapah seakan menemani taqdirnya yang sudah dianggapnya mati..
Masruroh membiarkan tubuhnya ditatah dan diratah
Tiada harga diri dan maruah yg sudah tergadaikan
Hanya sekedar mengharap segera keluar dari cengkraman manusia-manusia berhati batu
Yang hanya mementingkan uang diatas penderitaan orang lain..
Yang hanya bijak memanfaatkan orang lain diatas kelemahan yang lain

Akhirnya..
Pukul 2:30 pagi tempat masruroh dioperasi  digeledah
Masruroh terdiam menyerah pasrah
Ada senyuman kecil di bibirnya
Walaupun sebuah penjara penantian sedang menunggu
6 bulan Masruroh dijatuhi hukuman penjara
Namun Masruroh merasa bersyukur dalam penderitaan
Sambil menunggu waktu di deportasi pulang ke kampung halaman
..

Terinspirasi para TKW kita yang terperangkap dalam Pemerdagangan Manusia

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani