Pencucian Uang : Kejahatan Moneter Yang Terorganisir

Thursday, 21 March 2013

Image from www.negarahukum.com


Santernya berita tentang kasus korupsi yang dilakukan berbagai pihak yang diberitakan berbagai media massa belakangan ini sering di ikuti dengan kata-kata Pencucian Uang. Sebelumnya sempat terlintas di fikiran, Apa sih yang dimaksud dengan Pencucian Uang  atau Money Laundering ?

Seketika itu juga sempat terfikir dan mengaitkan bahwa pencucian uang itu sama dengan Black Money , yaitu suatu penipuan khas yang dilakukan sebagian orang Afrika yang melakukan tindak kriminal dalam bidang penggandaan uang palsu..
Dan sempat terfikir juga , bahwa pencucian uang tentu ada kaitannya dengan sebuah departemen yang mengurusi tentang percetakan uang dan memanipulasinya mencetak di luar pengawasan pemerintah..

Ternyata anggapan semua itu adalah salah dan melenceng jauh dari makna sebenarnya. Apa yang saya fikirkan selama ini tidak ada kaitan langsung dengan black money atau percetakan uang. Kecuali apabila hasil  dari tindak kriminal kedua tersebut di sembunyikan dan disamarkan seakan-akan bukan hasil tindak pidana.

Pencucian Uang dan Uang Kotor

Pencucian uang atau Money Laundering bisa di artikan rangkaian kegiatan yang dilakukan perorangan atau organisasi terhadap uang haram (hasil kejahatan ), dengan harapan untuk menyembunyikan dan menyamarkan uang itu dari pemerintah atau otoritas yang berwenang melakukan penindakan tindak pidana dengan cara memasukkan uang tersebut ke dalam sistem keuangan sehingga uang tersebut dapat di anggap dan dikeluarkan sebagai uang halal.

Makna secara ringkasnya adalah mengaburkan asal-usul harta kekayaan dari hasil korupsi atau tindak pidana lainnya seakan-akan harta kekayaan tersebut didapatkan dari cara legal dan sah.

Menurut Sarah N Welling, pencucian uang asal mulanya di dapat dari dirty money atau uang kotor/Uang haram. Uang Dapat menjadi kotor apabila :

  • 1 .Melalui Pengelakan Pajak (Tax Evasion), Dalam artian adalah uang yang didapat secara halal dan sah. Namun jumlah yang dilaporkan ke pemerintah untuk penghitungan pajak lebih sedikit dari apa yang di peroleh.
  • 2. Memperoleh uang dari hasil kriminalitas, Mualai dari Korupsi, penjualan obat-obat terlarang, perjudian sampai penyelundupan imigran gelap atau Human trafficking

Metode dan Tahap-Tahap Pencucian Uang 

Pencucian Uang di lakukan melalui beberapa proses diantaranya : Tahap Penempatan (Placement),  Tahap Pelapisan (layering) dan Tahap integrasi (integration)

Tahap Penempatan  maksudnya Pemindahan uang hasil kriminal ke dalam sistem keuangan (Finansial system). Placement dilakukan dengan cara memecah jumlah uang yang besar ke pada beberapa jumlah kecil kemudian mendepositokan langsung ke dalam suatu rekening di bank atau dengan membeli sejumlah instrumen-instrumen moneter , contohnya seperti cek.

Tahap Pelapisan, Maksudnya Melakukan transaksi keuanganyang kompleks, anonim dan berlapis dengan tujuan memisahkan hasil tindak pidana ke berbgai rekening dengan harapan agar sulit dilacak asal uang hasil tindak pidana tersebut atau denga kata lain menyamarkan hasil tindak perdana.

Tahap Integrasi, maksudnya Suatu tahap dimana pelaku telah memasukkan uang yang sudah nampak kabur tersebut ke dalam harta kekayaan yang kelihatannya sah dan baik secara langsung. Dengan kata lain uang yang telah di cuci di masukkan ke dalam sirkulasi bentuk pendapatan yang  baik dan bersih, bahkan dimasukkan ke dalam objek pajak.

Apakah Partai Politik Terlibat Dengan Pencucian Uang ?

Tidak menutup kemungkinan apabila suatu partai politik melakukan pencucian uang untuk menambah pundi-pundi keuangan partai. Mengingat banyaknya kasus korupsi belakangan ini banyak yang berasal dan berlatar belakang suatu partai politik

Menurut hasil survei Barometer Korupsi Global Transparansi Indonesia, bahwasannya pada tahun2003, 2004 2007 dan 2008 menempatkan Parttai politik sebagai lembaga paling korup di Indonesia. Dar hasil survei tersebut juga di dukung Transperency International yang mengatakan bahwa 32 dari 63 negara juga mengatakan bahwa parpol lembaga terkorup.

Tingginya modal dan biaya politik dalam menjaring suara-suara yang banyak merupakan salah satu penyebabnya juga.Sementara itu untuk mendongkrak populeritas suatu caleg membutuhkan modal yang banyak.

Lalu dari mana datangnya biaya dan modal tersebut ? sedangkan suatu partai atau seorang caleg mendapatkan dana besar. Maka di sinilah bermulanya politik DAGANG SAPI, yang mana apabila suatu saat nanti mereka terpilih, tentunya yang berada dalam pikiran pertama kali bukan rakyat atau janji-janji yang di ucapkan pada saat kampanye dulu. tetapi mereka berfikir bagaimana caranya terlebih dahulu mencari jalan untuk mengembalikan modal yang telah digunakan dalam pesta politik tersebut.

Begitu lihainya para petualang politik melakukan pencucian uang. Para oknum di sebaliknya sudah mempersiapkan dengan matang demi partai dan masa depannya sendiri. Andaikata tercium sepak terjangnya oleh aparat dan masyrakat, maka kader partai yang berada di pilar hukum negara seperti lembaga ekskutif, yudikatif dan legislatif tentu akan mempertahankan mati-matian sesuai dengan perannya masing-masing.

Jangan biarkan pencucian uang menjadi kejahatan yang terorganisir
Karena Indonesia akan hancur perlahan dimakan tikus-tikus berdasi yang murah senyuman namun bermuka tebal.

Salam dari Kuala Lumpur

Referensi tambahan :
http://id.wikipedia.org/wiki/Pencucian_uang
http://www.interpol.go.id/en/transnational-crime/money-laundering/97-kerugian-negara-akibat-pencucian-uang
http://www.lapi.or.id

.

2 komentar:

  1. Arief Darmawan said...:

    Wah serius rek penelitian atas money laundrynya. Semoga nanti ndak banyak kedai dobi yang menjajakan servis laundry uang ini ya :)

  1. mahfudz tejani said...:

    Yukk
    bisnis bareng mas Arief...
    Sepertinya menguntungkan ini
    hahahahah

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani