Qori' Indonesia Juara MTQ Internasional Di Malaysia

Sunday, 7 July 2013

Dasrizal Marah Nainin Menjuarai MTQ Internasional di Malaysia
Setiap menjelang bulan Ramadhan , Negara Malaysia mengadakan pertandingan Tilawatil Al-Qur'an tingkat Internasional . Setelah sebelumnya telah mengadakan Musabaqoh Tilawatil Al-Qur'an (MTQ) tingkat nasional, hampir sama dengan MTQ yang diadakan di Indonesia.

MTQ Malaysia tingkat Internasional ini telah memasuki kali yang ke-55 yang di adakan di Dewan Merdeka , Putra World Trade Centre (PWTC) Kuala Lumpur mulai tanggal 29 Juni sampai 6 Juli 2013. Dengan mengambil tema " Wasatiyah Tonggak Kesatuan Ummah" telah melabuhkan tirainya pada hari Sabtu malam tadi.

MTQ tingkat internasional ini diikuti sebanyak 79 peserta, yang terdiri dari 44 Qori' dan 35 Qori'ah mewakili 44 negara yang di undang. Mereka datang dari seluruh pelosok dunia mulai dari Asia , Afrika hingga Eropa. Peningkatan dari segi Taranum/lagu, Tajwid, Makhraj hingga Fasohah begitu ketara sekali pada MTQ kali ini. Apabila kalau musim yang lalu peserta dari Eropa dan Afrika (selain negara berbahasa Arab) dari segi Taranum dan Tajwid agak kurang, namun pada kali ini mereka cukup lancar dan fasih dalam bertaranum. Dan tidak menutup kemungkinan 3-5 tahun lagi peserta dari Afrika dan Eropa akan memenangi MTQ tingkat Internasional ini.
Peserta Qori' dan Qori'ah dari negara China

Peserta dari negara-negara Afrika

Sejarah MTQ Tingkat Internasional di Malaysia

Pertandingan tilawatil Qur'an tingkat Internasional adalah pertama kali di adakan pada tanggal 9 Maret 1961 atau 2 tahun setelah Malaysia merdeka (Malaya saat itu). Dan hanya Malaysia yang mengadakan pertandingan pertama kali MTQ tingkat Internasional.

Dan pada waktu pertama kali diadakan hanya bertumpu pada peringkat Asia Tenggara saja yang diikuti oleh 13 Qori' dari 7 negara, yaitu : Malaysia, Singapura, Indonesia, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam dan Serawak. Dan dimenangi oleh peserta tuaan rrumah yaitu peserta Malaysia sendiri. Dan pada tahun 1964 baru peserta Qori'ah di ikut sertakan.

Pada Mulanya negara-negara berbahasa Arab tidak diperkenankan ikut serta dalam MTQ ini, sehingga peserta dari negara-negara non Arab mampu menandingi dan menyaingi bacaan qori' dari negara Arab. Namun pada tahun 1976, penyertaan dibuka untuk negara-negara Arab setelah sebelumnya hanya hadir sebagai pemerhati saja.

Pada tahun 1963, Indonesia dan Filipina tidak mengikuti MTQ di Malaysia karena terjadi perselihan faham tentang pembentukan negara Malaysia. yaitu masuknya Sabah dan Serawak ke Tanah Melayu yang di tentang Indonesia dan Filipina . Indonesia tidak mengirim pesertanya  hingga tahun 1965 karena terlibat konfrontasi dengan Malaysia. Namun pada tahun 1966 , Indonesia mengantar kembali pesertanya setelah hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia kembali seperti semula.

Qori' dari Indonesia yang pertama kali memenangi kejuaraan ini adalah M.Ali Yusni pada tahun 1976 dan Qori'ahnya baru memenangi pada tahun 1975 atas nama Hajjah Nursiah Ismail. Indonesia hanya memenangi 7 kali untuk Qori' (1976, 1983,1988,2002, 2005, 2008 dan 2013)dan 7 kali untuk Qori'ah ( 1975,1979,1980,1986,1997, 2003 dan 2004). Sedangkan Malaysia memecahkan rekor untuk Qori' memenangi sebanyak 27 kali dan Qori'ahnya sebanyak 33 kali.

Indonesia Juara Lagi Pada MTQ Ke- 55 (2013)

Pada MTQ Internasional ke-55 yang diadakan Malaysia ini, Qori' dari Indonesia Dasrizal Marah Nainin  berhasil memenangi kejuaraan pada 2013 . Beliau memperoleh nilai 93.26  mengalahkan peserta dari Iran Muhammad Mashmoul dengan nilai 92,38. Sedangkan tempat ketiga diraih peserta tuan rumah Anuar bin Hasin dengan nilai 89,55.
Nasrizal dan Hajjar Boussaq saat diwawancarai oleh media

salah satu Dewan juri dari Indonesia

Dazrizal yang merupakan seorang dosen di STAIN Batusangkar Sumatera Barat ini membawa pulang piala bergilir dan setifikat penyertaan dan uang tunai sebesar RM 40 ribu ( sekitar Rp.120 juta). Dan Pria yang sudah menikah dan berasal dari Sijunjung ini juga berhak mendapatkan hadiah berupa emas sebanyak 350 gram bernilai RM 70 ribu ( atau sekitar Rp 210 juta).

Sedangkan untuk Qori'ah di raih oleh Hajjar Boussaq dari Maroko dengan nilai 91,27 dan tempat kedua adalah Hanimzah binti Jalaluddin dari Malaysia dengan nilai 88,08. Tempat ketiga diraih peserta asal Thailand Natipa binti Manasiya dengan nilai 87,67 sedangkan qori'dari Indonesia yaitu Faridah binti Daud  menempati urutan ke Enam dengan nilai 85,56.Dan Untuk hadiah untuk para Qori'ah adalah sama dengan yang dicapai oleh peserta laki-laki.

Salam dari Malaysia


9 komentar:

  1. Unknown said...:

    Sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Sukses selalu Indonesia di dunia Internasional.

  1. mahfudz tejani said...:

    Amien..
    semoga kesuksesan serupa akn datang dari cabang lainnya

    maju jaya Indonesia kita

  1. Anonymous said...:

    Sedih juga sebab peserta malaysia tidak menjadi johan seterusnya meraih hadiah yg lumayan itu..apa pun tahniah kepada qari indonesia sdr dasrizal...anda berhak jadi pemenangnya...sebab tilawah anda memang cemerlang... sekali lagi tahniah..

  1. mahfudz tejani said...:

    Terima kasih untuk semuanya !!
    saya pribadi suka dengan qori'ah Malaysia yaitu Sharifah Khasif Fadzillah Syed Mohd. Badiuzzaman, Johan Qori'ah 2009

    salam

  1. MARZUQI BWS said...:

    Selamat utk qari' Indonesia mas dasrizal, semoga dpt lebih memberi semangat pd generasi muda berikutnya.

  1. Asrap samsul samsul said...:

    Saya berasa bangga dgn apa yg di raih,alham dulillah dgn kecemerlangan qori kita,saudara dasrizal.saya berharap sekali ada calondari pulau Lombok.! Suatu saat nanti pasti ada.
    Aamiin,,,,3x

  1. Alhamdulillah, putra bangsa yang berprestasi membawa harum nama bangsanya, semoga ini awal dari prestasi2 di bidang lain

  1. saatnay putra bangsa indonesia menunjukkan kepada negara luar, bahwa indonesia memiliki kemampuan dan kekuatan untuk meraih prestasi

  1. Unknown said...:

    selamat semoga menjadi amal

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani