Kalau Di Malaysia, Indra Syafri Dapat Gelar "Datuk"

Sunday, 13 October 2013

Indra Syafri dan timnas Garuda muda U-19

Euforia kemenangan Timnas Indonesia U-19 kepada sang penyandang juara bertahan AFC U-19 2012 yaitu Korea Selatan. Korea Selatan yang telah memenangi 12 kali AFC Cup tersebut telah mengalahkan Timnas Irak pada final tahun 2012 yang lalu.

Kemenangan 3-2 timnas Indonesia atas Korea Selatan tadi malam telah memberikan harapan baru dalam dunia persepakbolaan tanah air yang memiliki multi masalah. Masih lagi teringat segar dalam pemikiran para suporter Timnas Indonesia bahwa pada 22 September yang lalu , bahwa Timnas Indonesia U-19 telah menorehkan sejarah baru. Dimana Timnas Garuda Muda menjuarai Turnamen kejuaraan remaja U-19 AFF 2013 setelah mengalahkan Timnas Vietnam 7-6 di final yang lalu.

Rentetan kemenangan datang silih berganti setelah itu, mengalahkan Laos 4-0 dalam laga pertama grup B kualifikasi untuk AFC U-19 Championship 2014 yang ke 38 di Myanmar.  Setelah itu membantai 2-0 timnas Filipina daam grup yang sama, serta yang teranyar adalah mengalahkan sang juara bertahan Korea selatan 3-2 tadi malam.

Siapakah tokoh sentral di balik kemenangan- kemenangan Timnas Indonesia U-19 yang menyuguhkan harapan baru di tengah kelesuan persepakbolaan Indonesia. Jawabannya adalah sang arsitek berkumis yaitu Indra Syafri yang dibantu tim-timnya.

Andaikata Di Malaysia Pasti dapat Gelaran “Datuk”

Keberhasilan Indra Syafri mengarsiteki timnas U-19 menuai banyak pujian dari segenap pihak yang mencintai sepak bola nasional. Yang pastinya gelar teranyar yang di anugerahkan kepada Indonesia yaitu juara AFF U-19 2013 membuat suasana dan memberikan harapan baru kepada para pecinta sepakbola nasiona.

Pria kelahiran 2 Februari 1963 dan merupakan mantan pegawai kantor pos ini sebenarnya telah mengarsiteki timnas U-16 dan U-17. Dan tugas tersebut dilakoni dengan sukses apabila memberikan gelar dengan menjuarai secara berturut-turut HKFA International Youth football Invitation tournament 2012-2013.

Barulah atas keberhasilan tersebut, Indra syafri dipercayakan untuk mengemudi Timnas Indonesia U-19 untuk AFF Cup dengan target juara. Bermulah Indra Syafri melanglang buana ke seluruh pelosok Indonesia untuk mencari bibit-bibit unggulan pesepakbola Indonesia. Dari hasil perjalanan tersebut maka terpilihlah 20 calon yang terseleksi dengan ketat. Dan mereka kesemuanya masih berumur di antara 16-18 tahun yang terkumpul dalam timnas U-19 dengan sebutan Garuda Muda.

Keberhasilan dan kesuksesan Indra Syafri tersebut patut diberikan Apresiasi oleh pemerintah Indonesia. Paling tidaknya sebagai penyemangat kepada beliau dan bakat-bakat tersembunyi di luar sana untuk memberikan apa yang dimiliki kepada dunia sepakbola tanah air.

Sekedar membandingkan saja dengan sepakbola negeri Jiran  Malaysia, kesuksesan dan keberhasilan yang diberikan kepada negara akan diberikan gelar oleh Raja-raja atau yang Dipertuan Agung Malaysia setiap tahun. Mulai dari gelar datuk, datuk seri, Tan sri hingga gelaran tertinggi yaitu Tun.

Dalam dunia sepakbola Malaysia, pelatih  timnas senior Malaysia K. Rajagobal yang memberikan emas Sea games 2009  dan juara AFF 2010 telah dianugerahkan gelaran datuk oleh Yang Dipertuan Agung pada tahun 2011. Setelah itu dianjutkan dengan pelatih timnas U-23, Ong Kim Swee yang memberikan dan mempertahankan emas Sea games 2011 juga telah diberikan gelaran datuk baru-baru ini.

Bagaimana dengan pemerintah Indonesia ?
Semoga saja keberhasilan dan kesuksesan Timnas Garuda Muda beserta Indra Syafri dan tim-tim di belakngnya tidak akan pudar oleh pujian-pujian yang telah diberikan masyarakat sepakbola Indonesia. Langkah kita masih panjang lagi dalam menggapai kemasyuran dalam tingkat tertinggi.
Besar harapan dari kami  untuk melihat Evan Dimas melangkah jauh dan melebihi dari harapan kami.

Maju jaya Dunia sepakbola Indonesia
Salam dari Seberang

4 komentar:

  1. ESSIP said...:

    Yup bangga boleh saja, tapi jangan lena.. sebab perjuangan garuda muda kita masih panjang..

  1. mahfudz tejani said...:

    Betul....
    perjuangan ke peringkat tetinggi masih jauh..
    ayo tetap dukung sepak bola nasional...
    salam

  1. riosun said...:

    go go Indonesia...

  1. Unknown said...:

    Berjuang terus..terus

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani