Berbagi Kasih Bersama Sarinih

Thursday, 19 December 2013 0 komentar

Sarinih (44) terbaring lemah di Rumah sakit

Di tengah kegembiraan kita atas kemenangan timnas sepakbola Garuda Muda Indonesia atas Harimau Muda Malaya. Di tengah kebanggaan kita atas kembalinya kejayaan sepakbola nasional. Pernahkah kita bayangkan.. !! Bahwa ada sebagian saudari kita sebangsa setanah air yang tak mampu merayakan kegembiraan tersebut.

Seorang Tenaga Kerja Wanita ( TKW ) bernama Sarinih (44 Tahun) terbaring lemah melawan penyakitnya, jantung dan paru-paru di Hospital Ampang Pandan Mewah. Beliau sudah 3 hari menghuni rumah sakit tersebut, mendapat serangan jantung setelah mendengar khabar atas kematian ibunya di kampung. Dan beliau hanya ditemani adiknya yang terpaksa meminta cuti tak berbayar demi melayani dan menemani sang kakak.

Sarinih baru 7 bulan berada di Malaysia dan tidak mempunyai pekerjaan tetap.Maksud hati ingin merubah nasib agar mendapat penghidupan yang lebih layak. Namun sayang, janda dua anak ini menghadapi nasib yang kurang baik di perantauan. Beliau tidak mempunyai pekerjaan tetap , karena harus bertarung melawan penyakit kompilasi yang dihadapinya. Perempuan asal Cirebon ini kadang-kadang bekerja sebagai pembantu rumah panggilan di sekitar tempat tinggalnya.

Namun apa daya nasib badan, di tengah menghadapi kemelut ekonominya tersebut. Ibunya kembali kepada sang pencipta_Nya dan Sarinih mendapat serangan jantung ketika mendengar khabar tersebut. Sarinih hanya berdua dengan adik perempuannya yang bekerja sebagai pelayan restoran.

Atas nama saudara sebangsa dan setanah air yang merasakan penderitaan yang dihadapinya, kami bersama rekan-rekan WNI di Malaysia menggalang dana utnuk membantu dan meringankan beban yang dihadapinya. Untuk itu kami datang langsung ke rumah sakit dengan menghubungi adiknya melalui telefonnya.

Ketika sampai di wad/kamar pasien, sekujur tubuh kering terbaring lemah diantara selang-selang infus yang dipasang di hidungnya. Suaranya lirih dan umumnya hanya mampu berkomunikasi lewat tatapan mata sendunya. Ketika disampaikan maksud kedatangan kami yang ingin membantu dan menggalang dana, Matanya berair dan tumpah tak terbendung di ujung kedua matanya.

"Saya tidak kenal kalian, tapi kalian begitu memperhatikan keadaan saya."
Kami memberikan semangat agar tegar menghadapi semua ini, kami juga memberikan motivasi bahwa kehidupan harus dilanjutkan dan senantiasa tawakkal pada_Nya. Kami hanya mampu bilang bahwa Sarinih tidak sendirian, karena penderitaan yang dihadapinya adalah dirasakan para Warga negara Indonesia lainnya di Malaysia. Ketika kami menanyakan apa yang akan dilakukan setelah diperbolehkan pulang dari rumah sakit,

"Saya sudah lelah dan saya tidak mempunyai keinginan lagi. Saya hanya ingin pulang kampung saja." 

Menurut dokter yang merawatnya, Sarinih hanya bisa pulang kampung setelah benar-benar sembuh. Dibutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 minggu untuk istirahat dulu. Jadi kami yang bergabung dalam komunitas My WNI Peduli mempunyai inisiatif untuk menggalang dana meringankan beban beliau. Kepada para saudara-sauadara yang ingin membantu meringankan penderitaan beliau bisa menghubungi :


  • 1. Luki Ardianto+601111678307)
    Rekening CIMB 12420072701523
  • .
  • 2. Muhammad Mahfudz Zelani (+6012-2588 211)
    MAYBANK - 1 643422 7288 9
  • .
  • 3. Transfer via pulsa ( dengan cara mengirim pin pulsa yang mau disumbangkan via inbok ke Yuest Inw Wawan atau sms ke nomer beliau 01127019244 )





 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani