Tersentuh Kemunafikan Terancang

Friday, 3 January 2014



Kuala Lumpur, 01/10/2010

Apalah arti keutuhan itu..
Bila ku hanya terpinggir adanya..
Keberadaanku sudah tidak di perhitungkan lagi..
Adaku hanya sekedar mengisi kursi-kursi kosong dalam pemikiranmu..
Sadarku mengantarkan sejenak untuk merenung..
Terbias resah mencapai titik nadir..
Terkilas galau muncrat bertempiaran..
Aku kini berada dalam istana sepimu.. 
Mencoba menggali makna setelah kau pergi..
Merenungi kesabaran yg tak mungkin terjual beli..
Apakah ini ketidak pastian yang kau janjikan..
Apakah ini kemasyuran yg terselip di puncak kerakusan..
Aku menepi bukan karena tak sudi..
Aku menyendiri disebabkan rasa itu kinjung bersemi..
Maukah kau kutunjukkan jalan pulang..
Tanpa harus menunggu bel berdentang..
Maukah kau kutunjukkan jalan tidur..
Ketika rasa memujamu mendekati kufur..
Kita sebenarnya raja yang gila kuasa..
Memberikan bahagia tapi perangkap di cipta..
Kita sebenarnya khlifah yang di agungkan...
Tapi mengapa identitas agama ditinggalkan..
Marilak kita mendekati kesempurnaan..
Membawa mimpi yg terbalutkan kain sarung semalam..
Membawa indah yng terbungkus plastik supermie..
Aku hanya diam bertafakkur di tepi MudharatMu..
Membawa salam yg tercipta setelah rasa kuagungkan

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani