Film Soekarno Diputar Di Bioskop Malaysia

Saturday, 4 October 2014

Soekarno yang diperankan oleh Ario Bayu berpidato dihadapan rakyat Indonesia
(www.filmsoekarno.com)


Film Seokarno yang disutradarai Hanung Bramantyo telah diputar di bioskop Malaysia sejak 3 Oktober yang lalu. Film yang berawal dengan kontroversial dan mendapat tentangan dari salah seorang keluarga Soekarno ini ditayangkan di gedung bioskop Tanjung Golden Village (TGV) secara serentak di seluruh Malaysia.

Sebagai Biografi yang diterjemahkan dalam bentuk film yang berdurasi 2- 3 jam tentunya membutuhkan ketelitian dan kerja keras. Apalagi biografi seorang negarawan seperti Soekarno yang hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui dan menghafalnya.

Bagaimana mungkin perjalanan sejarah pra kemerdekaan Indonesia dirangkum dalam durasi  2-3 jam ? Namun acungan jempol patut diberikan kepada tim di balik layar film Soekarno yang mampu membawa penonton hanyut dalam cerita antara "Wanita dan Perjuangan."

Terang Bulan Mengawali Film Soekarno
Ketokohan Soekarno mewarnai perjalanan dan hubungan sejarah bilateral antara Malaysia dan Indonesia. Ketokohan Soekarno begitu dekat dengan sejarah Malaysia antara tahun 1950an-pertengahan 1960an. Apalagi sewaktu konfrontasi Malaysia - Indonesia di awal 1960an berkaitan pembentukan negara Malaysia, Yaitu bergabungnya Singapura, Serawak dan Sabah dengan Tanah Melayu .

Ternyata di dalam film Soekarno, lagu pembuka tirai adalah berlatarbelakangkan lagu "Terang Bulan". Yang mana lagu ini adalah lagu asal kepada lagu kebangsaan Malaysia yaitu "Negaraku". Menurut sejarahnya ada yang mengatakan bahwa, Lagu terang bulan diberikan kepada Malaysia waktu itu oleh Soekarno. Berhubung waktu itu, Malaysia belum mempunyai lagu kebangsaan.

Dan hubungan antara lagu terang bulan dan Negaraku sempat diungkit-ungkit dan memanas sewaktu pergesekan dalam kasus pertindihan di Ambalat beberapa tahun yang lalu. Yang pastinya sedikit sebanyak akan menimbulkan rasa kurang nyaman bagi pihak Malaysia tentang adanya lagu terang bulan di awal film tersebut.

Inggit Gunarsih diperankan oleh Maudy Kusnaedi ( Sumber www.filmsoekarno.com)

Ketokohan Bung Hatta yang diperankan oleh Lukman Sardi dan Inggit Gunarsih yang diperankan Maudy Kusnaedi kelihatan hidup sekali. Mereka begitu menjiwai membawakan kedua tokoh tersebut, dan bukan bermakna pemeran tokoh lainnya tidak berarti. Namun Lukman Sardi dan Maudy Kusnaedi hampir sempurna membawakan tokoh Bung Hatta dan Inggit Gunarsih.

Ada adegan yang begitu membekas dalam benak saya, yaitu ketika Haji Oemar Said  Cokro Aminoto berpesan pada Soekarno dan ketika Bung Hatta menanyakan kesanggupan serta kesiapan Bung Karno memimpin Indonesia ke depannya nanti.HOS Cokroaminoto berpesan begitu gamblang sekali kepada Soekarno :

" Manusia itu sama misteriusnya dengan alam, Tapi jika kau dapat menggenggam hatinya mereka akan mengikutimu"

Dan juga ada baiknya para politikus sekarang menelaah pembicaraan Soekarno dan Bung Hatta di dalam mobil sewaktu pulang dari rumah Laksamana Maeda. Mereka membicarakan bagaimana 70 juta rakyat Indonesia waktu itu akan di pimpin. Akan dibawa kemana bangsa Indonesia ke depannya  nanti setelah merdeka.

Apapun film-film seperti ini harus senantiasa ada, dengan harapan mampu memotivasi rakyat Indonesia agar selalu dan senantiasa mencintai bangsanya. Tidak ada salahnya juga tokoh-tokoh seperti Sutan Syahrir atau Tan Malaka juga difilmkan. Agar ada perbandingan dan referensi sejarah berbentuk film semakin beragam
Bravo film Indonesia.

Adegan mesra Soekarno dan Fatmawati (Tika Bravani)





4 komentar:

  1. Ema Puspita said...:

    Istimewa sekali pak lek ^^

  1. Unknown said...:

    yup nduk..
    Makanya saya ajak kamu tadi nggak mau.
    Rasa Nasionalismeku semakin membara

  1. Andri Susanto said...:

    Pingin bingin nonton.tapi ,,,,,,

  1. Unknown said...:

    Tapi kenapa mas Andri....

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani