Mengapa TKI Di Malaysia Pulang Secara Ilegal ?

Monday, 7 September 2015




Dini hari pagi 3 September yang lalu, Kapal kayu tersebut berangkat melawan pekatnya Malam dari Hutan Melintang, Negeri Perak Malaysia. Di dalam kapal tersebut lebih 70 orang Warganegara Indonesia (WNI) pulang secara illegal menuju Tanjung Balai , Asahan Sumatera Utara.

Namun takdir berbicara lain, Kapal kayu yang berlayar dengan muatan lebih tersebut dihantam badai di perairan selat Melaka , dekat Sabak Bernam negeri Selangor Malaysia. Siangnya hanya 19 orang yang bisa diselamatkan, dan 15 korban berhasil dievakuasi. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) bekerja sama dengan pihak aparatur pemerintah Malaysia melakukan pencarian korban yang masih hilang. 

Dan setiap hari korban semakin bertambah ditemukan oleh Tim SAR setempat.Yang paling mengenaskan , Ada korban yang tersangkut dalam jaring nelayan warganegara Malaysia. Para korban berasal dari berbagai daerah di Indonesia, Mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Jawa hingga ada yang dari Madura.

Cerita tragedi tenggelamnya kapal yang dinaiki oleh para TKI kita sudah bukan cerita baru, Ianya menjadi kisah klasik yang setip musim perayaan tiba. Setiap menjelang Ramadhan atau Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha. Keganasan ombak selat Melaka sudah membuat cerita demi cerita sehingga membuat kita tak terkejut lagi. Sudah berapa ribu nyawa saudara-saudara kita yang terkorban disana ?

Pertanyaan seperti itu sudah tak bisa kita jawab lagi. Ianya terlalu banyak argumen-argumen dan hanya sebatas teori saja. Namun solusinya terkadang lenyap oleh nikmatnya dan manisnya keringat-keringat TKI yang terdesak untuk pulang. Mengapa para TKI kita masih memaksakan diri pulang secara Ilegal ? Sedangkan ianya penuh resiko yang bukan hanya sekedar harta maupun nyawa. Diantaranya adalah 

1.Igauan Terkena Blacklist
Timbul persepsi dikalangan para TKI, apabila pulang melalui PT.Iman Resources  (IR) atau IMAN TKI akan terkena blacklist minimal 6 bulan tidak boleh masuk lagi ke Malaysia. Karena sewaktu ikut program pemulangan via IMANTKI sudah Thumb Print . Sehingga data dan rekod didalamnya tidak bisa di ubah lagi. Dan inilah yang membuat para TKI ilegal pulang lewat jalur ilegal juga.

2. Biaya Pulang Via IMANTKI Mahal
IMANTKI adalah perusahan tunggal  Malaysia yang diresmikan oleh pemerintan Malaysia lewat Kementrian Dalam Negri(KDN) malaysia yang diberikan izin untuk mengurus program Pemulangan pekerja asing ilegal (Indonesia) di Malaysia (one Stop centre).

Karena bersifat Monopoli, maka biaya pemulangan yang ditanggung oleh pekerja ilegal sangat mahal. Ditambah lagi pembelian tiket pesawat yang juga dimonopoli, dengan mewajibkan para TKI membeli tiket di perusahaan tersebut. Dan pembelian tiket diluar perusahaan tersebut tidak diperbolehkan.

Berbagai Komunitas dan paguyuban lewat KBRI Kuala Lumpur mengajukan keberatan kepada pihak ImanTKI dan KDN. Ada pengurangan sedikit demi sedikit, namun harga tersebut masih mahal menurut kantong para TKI. Dan pihak KBRI juga tidak bisa menekan terlalu banyak, karena sudah masuk ke ranah undang-undang serta kebijakan pemerintah Malaysia.

3.Terbentur Masalah Birokrasi.
Para TKI umumnya tetap berpresepsi, bahwa mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) di KBRI atau KJRI cukup ribet dan mengambil waktu lama. Ibarat sepertimana mengurus pergantian pasport Biometrik selama ini. Apalagi mereka juga banyak yang tidak mempunyai identitas diri seperti KTP. Sehingga apabila mengikuti prosedural pembuatan SPLP, mereka harus menunjukkan bukti kewarganegaraan Indonesia.
Dengan cara meminta surat pengesahan dari kampung serta fotokopi KSK yang harus difaxkan ke KBRI. Mungkin prosedural biasa seperti ini dianggap cukup meribetkan para TKI.

4.Sosialisasi Program Pemulangan Kurang Maksimal
Keberadaan media sosial seperti facebook dan Twitter kurang dimanfaatkan oelh KBRI. Ada beberapa akun dan grup FB atas nama KBRI Kuala Lumpur, namun kurang dipergunakan untuk informasi dan berinteraksi dengan masyarakat Indonesia di Malaysia.

Sosialisasi program pemulangan atau yang berhubungan dengan informasi serta keberaadaan hukum di Malaysia bukan tugas tunggal KBRI. Paguyuban-paguyuban dan komunitas –komunitas WNI di Malaysia juga harus membantu mensosialisasikannya.
Tapi sayang banyak paguyuban/komunitas WNI hanya sekedar nama saja. Dalam artian pengurusnya saja yang ada, namun anggotanya tidak ada dan semu. Terkadang juga ada pengurus yang merangkap ganda di beberapa komunitas.

5.Tergiur Rayuan Tekong
Tekong adalah bahasa para TKI di Malaysia yang berarti agen atau orang tengah yang menguruskan pemberangkatan serta pemulangan TKI dari  Malaysia ke Indonesia ataupun sebelikanya. Tekong ini juga yang mengurus semuanya mulai dari perihal dokumen hingga sampai urusan imigrasi baik dari pihak Malaysia maupun Indonesia sendiri.

Yang sering menjadi pertanyaan, Mengapa tragedi seperti ini sering terjadi setiap tahun ? padahal berita-berita tersebut sering menghiasi media di Indonesia dan malaysia. Apakah tidak solusi konkrit yang diterjemahkan sehingga mampu mengurangi sebab- sebab diatas.Permasalahan ini sudah sangat begitu kompleks, mulai dari pemahaman TKI itu sendiri ditambah orang-orang yang sengaja mengambil kesempatan keatas para TKI itu sendiri. 

TKI itu juga manusia dan TKI bukan warga kelas kedua.
Salam dari Kuala Lumpur

30 komentar:

  1. Tyas Maulita said...:

    Setuju Pak, semua WNI di Malaysia juga harus turut berperan mencegah peristiwa ini terulang kembali.

  1. Unknown said...:

    Yup betul...
    Tanggung jawab sosialisasi bukan hanya dipikul oleh Perwakilan Indonesia saja dalam hal ini KBRI

  1. Unknown said...:

    Mungkin wlwpun setiap 3bulan sekali ada pemutihan yg namanya tki ilegal gk habis2

    ILEGAL bukan kesalahan mutlak TKI,
    Banyak faktor yg menyebabkan seorang tki itu ilegal, salah satunya dari agensi yg memberangkatkan tki,( kerja /gaji tidak sesuai dgn perjanjian) dan tidak sedikit pula para tki yg di tipu oleh agen yg menjanjikan membuat permit.termasuk majikanya itu sendiri ramai yg tak ambil peduli tentang permit kerja.

  1. Unknown said...:

    Alasan2 yg bapak tulis di atas memang tepat,
    SAYA SETUJU DENGAN BAPAK
    terima kasih

  1. Unknown said...:
    This comment has been removed by the author.
  1. Unknown said...:
    This comment has been removed by the author.
  1. Unknown said...:

    Setuju banget untuk nomer 4. Kenapa KBRI tidak memanfaatkan medsos untuk mensosialisasikan atau memberikan informasi kepada warganya??? Tohh sudah banyak kan para TKI kita yg melek IT. Setidaknya punya FB. Jadi kenapa ini gak dimanfaatin??? Banyak akun atas nama KBRI. Tapi seperti karatan alias gak pernah update apa2.

  1. Unknown said...:

    Setuju banget untuk nomer 4. Kenapa KBRI tidak memanfaatkan medsos untuk mensosialisasikan atau memberikan informasi kepada warganya??? Tohh sudah banyak kan para TKI kita yg melek IT. Setidaknya punya FB. Jadi kenapa ini gak dimanfaatin??? Banyak akun atas nama KBRI. Tapi seperti karatan alias gak pernah update apa2.

  1. Unknown said...:

    KBRI di malaysia bukan mau membantu TKI tapi menyusahkan TKI...

  1. Resep terbaru said...:

    Semoga para sahabat TKI di luar negri lebih diperhatikan

  1. Unknown said...:

    Terima kasih atas respon positifnya pak Ibnu Aqil

  1. Unknown said...:

    Ya betul pak Aghoess..
    KBRI Harus memanfaatkan Media sosial yang ada untuk berinteraksi dengan masyarakat

  1. Unknown said...:

    Mansen @ sekarang pelayanannya sudah kian membaik dan fasilitasnnya lebih bagus
    Resep Terbaru @ Amien

  1. Unknown said...:

    Itu memang uda sifat nya para pejebat negara kita.. Yg kurang perduli ama rakyat indonesia.. Tpi klu ada mau nya bru pura2 perduli...

  1. Unknown said...:

    biasa bang, orang Madura seringkali lebih ganas dari pada ombak selat malaka, dan lebih keras dari pada batu karangx. meski akhirx tenggelam jua.

  1. Unknown said...:

    Buat ..#DeA LovA.....kalo ngokong itu jngan kaya buntut yang asal kentut. ......
    yang memonopoli kasus kriminal di Indonesia ity orang mana......
    fuck you...

  1. Unknown said...:

    Hendra Gusmana @ ayo kita doakan bersama semoga kepedulian mereka adalah murni dari hatinya

    Dealova dan Hunter Maya @ silahkan berkomentar secara etis. Semua orang, kelompok, atau etnis ada sisi hitam putihnya.
    tolong jangan rasis ya

  1. Unknown said...:

    Terima kasih juga pak,

  1. Unknown said...:

    Saya mau menanyakan pak.saya dulu pulang lewat imantki.beberapa bulan kemudian saya bikin paspor baru saya masuk malaysia lagi dan petugas imigrasi malaysia tidak izinkan saya masuk karena blacklist.saya mau nanya pak berapa lama masa blacklist nya di hapus dan bisa masuk ke malaysia lagu.

  1. Anonymous said...:

    Maaf sebelumnya saya mau tanya,
    Saya pernah cop paspor saya di agent iman ini. Tapi, di dlm cop tsb tdk di bagi tau smp brp lama sya tdk boleh masuk malaysia lg. Waktu tenggang dr cop itu sudah 8bln. Yg sya mau tanya, smpai brpa lama yah blacklist tsb ? Smp brp lama sya tak boleh masuk malaysia ? Sbab sya mau liburan kesana lg.
    Mohon bantuan nya. Trims

  1. Unknown said...:

    Apa bener blacklist hanya 6 bulan saja kalau lwat iman resources. Sdn.bhd. mohon penjelasanya bagi yg tau pasti....

  1. Unknown said...:
    This comment has been removed by a blog administrator.
  1. Anonymous said...:

    Minimal 6 bulan maksimum 5 tahun atas budi bicara imigresen. Namun Jika punya Anak atau isteri atau suami di Malaysia Serta Ada kemukakan rayuan, mereka Boleh dikecualikan Dari blacklist. Soal ticket wajib dibeli di iman kerana sering terjadi penipuan penjualan ticket palsu Dan terkadang iman dipersalahkan. Soal penjualan ticket yg mahal Itu sbenarnya brgantung pd harga ticket Itu sendiri Dan iman mengambil caj perkhidmatan Dr jualan ticket sama seperti beli pd ejen luar. utk maklumat lanjut Dan tepat bole hadirkan diri di cawangan pejabat iman

  1. Vania said...:

    Maaf ni mau tanya ,dulu saya balik indoIndon dengan splp ,aPakah masih bisa liburan ke Malaysia atau ada blacklist ya?? Dan kalau ada blacklist kira2 brpa lama
    Trims

  1. Unknown said...:

    Saya mau tanya
    Udah 1 thun brlalu sya dlu balik ke indon dengan jalan laut atau ilegal, sya matikn pasport sya msa itu sbb nk buat permit tetapi trlalu lama jdi sya ptuskn balik indon
    Pertanyaan sya di sni
    Bisakah saya buat pasport lgi !

  1. Unknown said...:

    Sy heran kenapa kalian ingin sangat menjadi buruh kasar diM'sia ?system rasa diIndonesia cukup pekerjaan tuk itu, diM'sia kalian di kejar2 polis gaji x seberapa dan diperas sedih sy melihatnya

  1. Unknown said...:

    Pihak KBRI tlg bantu TKI jgn kalian menari diatas kerning at mereka,kenapa jk TKI plg bercuti hrs beli asuransi dan asuransi itu hanya berlaku diIndonesia bkn diM'sia dan Indonesia, apakah ini namanya pemerasan atau pembodohan ?????

  1. Mantan TKI said...:

    Bagaimana dengan kasus TKI yang berangkat lewat PJTKI dan pulang sebelum habis kontrak? Apakah tidak bisa masuk malaysia lagi sekalipun hanya untuk melancong dengan paspor lama? Berapa lama agar bisa masuk untuk melancong ke malaysia?

    Yang tahu tolong penjelasannya. Terimakasih.

  1. MBAK RISKA said...:

    BERITA TERKINI PESUGIHAN PUTIH,DAPAT MERUBAH NASIB ANDA ATAU PERKONOMIAN ANDA ATAU KLIK www.kumpul4nberitaterkini.com/

  1. MBAK RISKA said...:

    ASSALAMU ALAIKUM WR WB....
    SALAM SILTURRAHIM DAN SALAM SUKSES....

    Anda Punya Masalah Dengan

    *Keuangan
    *Bisnis
    *Musuh
    *Asmarah
    *Karir
    *Uang Goib
    *Penglaris usaha
    *tf janin
    *Angka Togel
    *Penyakit dll...

    Insya Allah
    Disini Akan Memberikan
    Anda Solusi Di setiap
    Permasalahan Yang Di Hadapi.
    Info Lebih Jelasnya
    Silahkan Konsultasi
    Ke WA PAK H ABDUL IMRON
    whatsapp : 085258886953

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani