Manggis, Manis Isinya Bermanfaat Kulitnya

Monday, 16 April 2018



Hamparan menghijau yang menghiasi kepulauan Nusantara, menandakan kesuburan alamnya. Zamrud Khatulistiwa, seringkali dunia luar menyebutnya, bahkan ada yang lebih ekstrim lagi menyebut kepulauan nusantara sebagai cebisan tanah syurga.
Bukan tanpa alasan mereka menyebut demikian, karena disebabkan kekayaan alamnya mulai dari hasil buminya, hasil hutannya, hingga kekayaan empon-emponnya ( jamu / ramuan tardisionalnya). Salah satu dari ribuan kekayaan hasil alamnya, saya lebih tertarik kepada “Buah Manggis”, buah ajaib yang menjadi pujaan nenek moyang kita.
Buah Manggis sangat familiar dan begitu dekat bagi nenek moyang kita. Kedekatan tersebut terbukti dari beberapa peribahasa dan kiasan, “Ingin buah manggis hutan, masak ranum tergantung tinggi”. Artinya adalah perumpamaan seseorang yang mempunyai keinginan yang tak mungkin tercapai. “Seperti buah manggis”, biarpun hitam manis orangnya atau biarpun hitam, tapi hatinya baik.
Ternyata disebalik kemanisan isi buah manggis, ianya juga mempunyai aneka manfaat. Yaitu terletak kepada kulit buah manggis itu sendiri, yang terkadang kita buang setelah memakannya. Kulit manggis mengandung 62% air, 0.63% lemak, 0.72 protein, dan 62% karbohidrat. Nilai gizi yang dimiliki kulit manggis mempunyai kontribusi yang besar dalam melawan segala jenis bibit penyakit yang mengancam tubuh.
Diantaranya adalah sebagai zat antipati kanker, gangguan pencernaan ,kelenjar getah kuning, diabetes dan ampuh untuk membantu sistem kekebalan tubuh. Bahkan zat akti oksidan dalam kulit manggis berguna juga untuk perawatan kulit. Cukup dengan dikerok isi dalamkulit manggis, kemudian diblender sampai halus. Bisa dicampur susu kambing dengan madu sampai jadi krim, kemudian dioleskan pada wajah.
Banyak cara dalam memaksimalkan manfaat kulit manggis, bisa dengan dibuat jus, langsung direbus untuk diambil airnya ( cara instan). Ada juga yang dijemur terlebih dahulu , kemudian direbus atau ditumbuk jadi serbuk (Jamu). Biasanya cara yang terakhir tersebut, sebagai persiapan dan kegunaan di kemudian hari.
Kegunaan kulit Manggis belakangan ini menjadi pembicaraan di media sosial, karena khabarnya juga berguna untuk alat intim para wanita. Apabila ektrak kulit manggis (baik rebusan atau jus) diminum secara teratur dalam kuantitas biasa, akan mengesatkan alat intim kaum hawa. Dan yang pastinya ini hanya digunakan oleh mereka yang sudah berumah tangga.
Namun disebalik multiguna kulit manggis, apabila digunakan secara berlebihan ianya akan memberikan efek samping pada penggunanya. Biasanya akan mempengaruhi lambung dan ginjal kita, karena ianya susah diserap oleh usus kita. Jadi untuk mengantipasinya adalah, jangan berlebihan dalam pemakaiannya dan perbanyak minum air putih setiap menggunakan ekstrak kulit manggis.
Sungguh bertuah kita hidup di kepulauan nusantara ini, setiap jengkal tanahnya memberikan manfaat pada penghuni diatasnya. Mari kita rawat dan terus lestarikan kekayaan alam kita, demi manfaatnya untuk umat manusia dan demi anak cucu kita di masa akan datang.

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani