Itsbat Nikah : Solusi Nikah Sirri TKI Di Malaysia

Saturday, 19 January 2013



Pernikahan Sirri itu dapat juga di artikan sebuah pernikahan yang dilakukan secara sah menurut hukum agama, namun tidak tercatat dalam di dalam perlembagaan sipil atau di Kantor Urusan Agama (KUA).

Sebuah pernikahan siri hanya sah di sisi hukum agama saja, karena sudah memenuhi syarat sah dan wajibnya menurut agama (Islam), yaitu adanya pengantin pria, adanya wali perempuan, dua saksi, ijab kabul dan mahar.

Namun secara hukum negara, selama pernikahan sirri tersebut tidak didaftarkan atau dilaporkan kepada KUA atau kantor catatan sipil. Maka status pernikahan tersebut adalah lemah dan tidak mempunyai kekuatan di sisi undang-undang dan hukum negara.

Sehingga apabila terjadi persengketaan dan masalah yang berhubungan dengan pernikahan seperti : Perceraian, pembagian warisan, hak asuh anak tidak dapat perlindungan dan pembelaan hukum, karena tidak adanya bukti dan pernikahan yang dicatatkan.

Pada kenyataannya, Umumnya pernikahan yang dilakukan para TKI di luar negeri khususnya Malaysia adalah Pernikahan Sirri.Karena pernikahan tersebut tidak dilakukan di depan pegawai pencatat pernikahan (KUA) dan hanya di lakukan di hadapan saudara terdekat yang dinikahkan oleh Kyai atau Ustadz.

Akibatnya banyak kasus yang disebabkan pernikan Sirri ini apabila berurusan dengan pemerintah. Contohnya masih banyak anak yang dilahirkan masih belum mempunyai akta kelahiran. Apabila tidak mempunyai akta kelahiran, maka merembet pada kasus lain  seperti :, Tidak bisa bersekolah, tidak bisa mengurus paspor atau bahkan tidak memperoleh hak dalam pembagian warisan. Maka wanita dan anak-anak yang sering menjadi korban karena tidak di jamin undang-undang dan hukum.

Itsbat Nikah Dan Inisiatif KBRI Kuala Lumpur

Relatif banyaknya pernikahan yang dilakukan Warga Negara Indonesia khususnya para TKI yang tidak pernanh tercatat baik di Perwakilan RI di Malaysia maupun di kantor KUA. Maka Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur merencanakan program Itsbat Nikah.

Itsbat Nikah adalah penetapan pernikahan dari Pengadilan Agama atas pernikahan yang dilakukan menurut Syariat Islam dan tidak dicatat oleh pegawai berwenang , sehingga pasangan tersebut tidak memiliki dokumen/akta (surat) pernikahan yang sah yang berimplikasi tidak diakuinya pernikaha tersebut menueurt hukum hukum positif Indonesia, termasuk anak-anak yang dihasilkan dari pernikahan tersebut.

Berdasarakan keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia No.08-KMA/SK/V 2011 tertanggal  25 Mei 2011 tentang ijin Sidang Pengesahan Perkawinan (Itsbat Nikah) di Kantor Perwakilan Republik Indonesia.

Sepertimana presentasi yang dibentangkan Counsellor Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Bapak Dino Nurwahyudi dalam Talk Show tentang Status Perkawinan WNI Di Malaysia. Talk Show Tersebut diadakan atas kerjasama Biro Perum LKBN Antara dan Ikatan Komunitas Merah Putih (IKMP) yang di adakan di Aula Hasanuddin KBRI Kuala Lumpur. Dalam Talk Show Tersebut juga menghadirkan nara sumber dari Departemen Agama RI Bapak Muchtar Ali dan Jabatan Agama Wilayah Persekutuan (JAWI) Encik Abdullah.

Syarat dan Hambatan Program Itsbat Nikah

Program Itsbat Nikah ini di rencanakan akan di lakukan secara massal di KBRI Kuala Lumpur pada bulan April bertepatan dengan Hari Kartini. Program Itsbat Nikah telah dilakukan di perwakilan RI di Kota Kinabalu dan Tawau , Sabah dan di perwakilan RI Kuching Serawak melebih 100 pasang .
Adapun Persyaratan mengajukan Itsbat Nikah di Perwakilan RI Malaysia adalah sebagai berikut :

  • 1. Fotokopi dokumen identitas diri sebagai WNI (Paspor,SPLP/KTP RI / Kartu keluaraga / Ijazah     sekolah / akta Kelahiran)
  • 2. Mengisi formulir permohonan Itsbat kepada pengadilan Agama Jakarta Pusat (formulir gratis di      KBRI)
  • 3. Mengisi Formulir Surat Pernyataan tidak memiliki Suami/isteri lain baik di Indonesia amupun di Malaysia ( formulir gratis di KBRI).
  • 4. melampirkan Surat keterangan tidak memiliki suami isteri dari kelurahan di Indonesia.
  • 5. Dan membayar biaya perkara sebesar Rp.116.000,-

Adapaun hambatan-hambatan pelaksanaan Sidang Itsbath adalah :
  • 1. Kondisi geografis yang sangat jauh
  • 2. kebijakan perusahaan tempat bekerja yang tidak bisa meninggalkan tempat kerja, memngingat target produktifitas dan beban kerja tinggi dan teramat ketat.
  • 3. Adanya keraguan tentang sah atau tidaknya salah satu dokumen syarat Itsbat.
  • 4. Pemohon ternyata telah memiliki suami/istri resmi di Indonesia

Semoga dengan adanya program Itsbat Nikah ini para WNI dan khususnya para TKI mampu mendapatkan buku kutipan akta nikah. Selanjutnya para TKI mampu menguruskan pembuatan surat kelahiran anak, permohonan visa Untuk istri/suami.

Atau bagi pemohon yang menikah dengan warga negara Malaysia, bisa memohon pendaftaran taraf kewarganegaraan anaknya serta pengurusan lain baik di institusi terkait di Malaysia maupun di Indonesia

Salam dari seberang

24 komentar:

  1. Andri Susanto said...:

    Bagaimana dengan pernikahan antara TKI dengan orang tempatan?
    Saya dengar dari HR tempat saya kerja, beliau berkata tidak di perbolehkan TKI menikahi warga tempatan, beliau berkata ini adalah perjanjian antara ke 2 negara?
    Pleace share bila mngetahui tentang info ini..
    Terimakasih

  1. mahfudz tejani said...:

    Salam mas Andre
    Dalam kontrak kerja, pekerja Asing di Malaysia tidak di perbolehkan menikah
    Andaikata terjadi seperti kasus di atas, maka permit/visa kerja harus ditamatkan terlebih dahulu dan pulang ke Indonesia.
    setelah urus surat- surat tentang perkawinan di KUA dan menghubungi kedutaan Malaysia atau Konsulat terdekat di Indonesia untuk informasi lebih lanjut

  1. Unknown said...:

    apa kh biasa wni membuat surat nikahnya dengan warga negara malaysia tanpa ada org tuanya hadir.. walau pun sudah lengkap smua syarat2nya. karna perjalanan yg jauh dan org tuanya sdh tdk mampu untuk jalan jauh.. bgi yg beragama kriten

  1. Unknown said...:

    apa kh biasa wni membuat surat nikahnya dengan warga negara malaysia tanpa ada org tuanya hadir.. walau pun sudah lengkap smua syarat2nya. karna perjalanan yg jauh dan org tuanya sdh tdk mampu untuk jalan jauh.. bgi yg beragama kriten

  1. mahfudz tejani said...:

    Untuk informasi lengkapnya coba mbak Magdeline Nur hadir ke KBRI Kuala Lumpur di Kaunter no 7
    atau telefon bagian Konsuler KBRI KL yaitu Tel : 03-21164153

    semoga sukses

  1. Unknown said...:

    Saya sudah menikah tetapi nikah sirri dan sudah ada anak umur 10 bulan.saya ingin itsbat nikah dan mohon akte kelahiran untuk anak saya.bagaimana caranya membawa pulang mereka?istri saya ikut program 6P tetapi tidak ada keputusan.

  1. Unknown said...:

    Saya sudah menikah tetapi nikah sirri dan sudah ada anak umur 10 bulan.saya ingin itsbat nikah dan mohon akte kelahiran untuk anak saya.bagaimana caranya membawa pulang mereka?istri saya ikut program 6P tetapi tidak ada keputusan.

  1. Unknown said...:

    Bagaimana pula jika wni yg mau brkawin dgn org tempatan cuma until mnghalalkn hubungan smentara wni trsebut tiada smbarang dokumen perjalanan

  1. Unknown said...:

    Salam.mau tanya apakah istbat nikah ini diakui oleh negara malaysia?

  1. Unknown said...:

    Salam.mau tanya,contoh kalau mau nikah sama org malaysia nikah di malaysia bawa wali datang malaysia tapi masih mau kerja boleh gak?

  1. Unknown said...:

    Assalam...
    Mahu tanya ncik ..
    Kalau nikah Sirri apa saja yang harus kita bawa/ kita persiapkan kan..
    Saya warga WNI saya ingin menikah dengan orang Malaysia tempat nya di Sabah.
    Kami tengah bingung masalah persyaratan nya...
    Dokumen yang saya bawa hilang smua lepas tu saya tinggal dengan orang tua angkat di Indonesia
    Saya ingin sekali nikah dengan pumpuan ini ingjn saya nikah sah tapi persyaratan nya saya tidak dapat buat karena dokumen saya bukan dari ibu asli..
    Ada cara yang lebih mudah atau tidak ncik tolong bagi tahu saya ncik

  1. Unknown said...:

    Assalamualaikum saya sudah menikah dengan warga negara Pakistan secara Sirri di Malaysia. Apakah saya bisa mendapatkan surat nikah ? Terimakasih atas jawabannya 🙏

  1. Anonymous said...:

    Mba boleh tau saat nikah siri dimalaysianya dimana? Saya sedang mencari penghulu untuk saya nikah siri.dimalaysia

  1. Unknown said...:

    Bagai mana cara nikah sirih d malysa dan apa" Saja sarat nya?
    Dan di mana tempat nya saya wni ingin menikah dengn orang tempatan

  1. Unknown said...:

    Tolong kami pak dr pada kita bersina.lebih baik nikah sirih

  1. Anonymous said...:

    Assalamualaikum pak saya warga negara indonesia menikah dengan warga negara malaysia. Sampai sekarang surat nikah belum saya dapat lagi anak saya sudah 3 orang dimalaysia susah sekolah , bagaimana solusi saya menyelesaikan masalah isbad nikah dimalaysia . Sekarang saya masih berada diindonesia ... Karena surat nikah malaysia belum bisa saya dapatkan sekarang ... Mohon solusinya pak ... Terimakasih

  1. Unknown said...:

    Maaf pak..saya mau menikah dengan org malaysia..sekarang saya ada di malaysia.saya niat nya mau nikah siri dulu.di malaysia mana tempatnya buat nikah siri dulu.

  1. Unknown said...:

    Assalamualaikum... Mau nanya klu nikah Siri dikjri johor apa ada... Klu ada saya mau nikah sama pasangan
    Kami sama sama orang indonesia

  1. Unknown said...:

    Saya ingin tahu bagaimana cara nikah siri dengan lelki warga asing...tapi visa sudah mati..

  1. Unknown said...:

    Saya ingin menikah siri dengan rakyat Tempatan,di sebab kan covid kami tidak bisa pulang ke Indonesia untuk mengurus semua surat..ada baiknya kami menikah siri daripada zina..pegangan saya hanya fotocopy pasport asli yg udah mati..dimana saya bisa melakukan nikah sirih thank so much..harap di respon

  1. Unknown said...:

    No telefon tuan

Post a Comment

Terima kasih atas komentar-komentar anda
Saya akan berusaha membalasnya semaksimal mungkin

 
Mahfudz Tejani © 2011 | Designed by Mahfudz Tejani